Matius 19:5–6. Yesus menegaskan kembali prinsip tersebut dan berkata bahwa apa yang telah dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia. Ini menjadi dasar bahwa pernikahan adalah perjanjian yang kudus dan serius di hadapan Allah.
Efesus 5:25 dan 33: suami dipanggil mengasihi istrinya seperti Kristus mengasihi jemaat, sementara istri dipanggil menghormati suaminya. Intinya adalah kasih yang rela berkorban dan penghormatan satu sama lain.